Tidak ingin bersama Elang

Aku mengerti perasaan Langit
Langit yang aku datangi kemarin
Yang membuat aku mengerti perasaan Awan
Kini… ada yang datang padaku…
Seperti aku datang kepada Langit kemarin…

Elang yang kemarin datang
membuat aku mengerti perasaan Langit

Ketika kemarin aku baru bertemu Elang
Elang yang mengikutiku dari belakang
Aku tidak ingin bersama Elang
Meski akhirnya Angin tak membawa Awan kembali
Aku tidak ingin bersama Elang
Walau Elang jauh lebih gagah dari Awan

Mungkin begitu juga dengan Langit
Langit tidak ingin bersamaku
Meski tidak ada Bintang
Meski Langit lakhirnya memilih Bintang…
Tapi bukan karena aku sedemikian buruk dihadap Bintang
Langit hanya tidak ingin bersamaku

Aku juga mengerti bagaimana perasaan Langit
Perasaan bingung bagaimana membuat aku mengerti…
Bahwa dia tidak ingin bersamaku
Bukan karena kurangku
Hanya karena dia tidak ingin bersamaku
Sebuah bisik memberitahunya
Bahwa aku bukanlah orang yang sanggup mengerti dia

Entah mengapa bisikan hati Langit berkata begitu
Dan rasanya begitu tak nyaman berhubungan denganku
Dia tak ingin menyakitiku

Pada akhirnya aku sadar…
Aku mengerti bahwa Langit tidak memilihku
Maka aku sadar bahwa aku hanya dapat melihatnya

Aku berharap Elang akan mengerti dan memaafkanku
Bagaimana pun aku memilih untuk tidak memilihnya
Bukan karena dia buruk
Bukan karena Awan lebih baik darinya
Hanya saja aku tidak ingin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s