Berhenti

Aku selalu ingin tertawa jika aku mengingat kamu
Kamu memang telah banyak diperbincangkan di lingkunganku
Karena kamu… Hm… Bagaimana caraku menjelaskannya…
Kamu itu… Mudah disukai pada pandangan pertama
Selanjutnya, kamu agak sedikit menyebalkan… Sulit dipahami…
Dan… Ah,sudahlah…

Aku yang memang biasa saja padamu sedari awal
Aku hanya mengerti mengapa banyak orang terpesona padamu
Tapi aku biasa saja

Ketika kamu menyebalkan pun aku biasa saja
Aku hanya mengerti mengapa kamu bersikap
dan mengapa lingkungan bersikap seperti itu padamu…
Datar

Tapi… kejadian yang kemarin itu lucu sekali
Aku tak menyangka bertemu kamu dalam keadaan
dan tempat yang seperti itu…
Aku merasa semuanya lucu

Sampai akhirnya aku ingin tahu tentang kamu…
Hm… tak kusangka… kamu cukup kompleks…
Sampai aku merasa penasaran akan kamu
Tapi hanya sebatas itu…

Setelahnya…
Aku lama kelamaan menjadi bosan…
Entah karena apa
Mungkin karena akalku masih bisa mencerna semua informasi
Aku sadar betul bahwa aku harus berhenti sebelum ketagihan…

Ya aku menghentikan semua pelibatan emosiku…
Karena aku mulai merasa sesuatu yang sebelumnya tidak aku rasakan…

One thought on “Berhenti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s