H.O.S Cokroaminoto

Teori Kepemimpinan Visioner

Visi tercipta dari kreativitas yang dimiliki oleh pemimpin. Visi merupakan refleksi professional dan pengalaman pribadi sebagai hasil elaborasi pemikiran antara pemimpin dengan anggota organisasi. Visi berbentuk berupa ide ideal tentang cita-cita organisasi di masa depan. Pengalaman hidup, pendidikan, pengalaman professional, interakjsi dan komunikasi penemuan keilmuan serta kegiatan intelektual membentuk pola pikir tertentu dan mempengatuhi visi yang terbentuk dari seseorang.

Kepemimpinan merupakan suatu fungsi yang harus dilaksanakan dalam organisasi. Didalamnya terdapat fungsi pengambilan keputusan menyangkut hal-hal yang harus dilakuakan organisasi. Kepemimpinan adalah ilmu atau kemampuan dalam mempengaruhi orang lain untuk mengerjakan sesuatu dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Organisais tidak mungkin lepad dari keberadaan seorang pemimpin, karena dibutuhkan satu orang yamg dapat menentukan tujuan organisasi dan membuat anggota organisasi menuju ke arah tujuan organisasi.

Kepemimpinan visoner menuntut pemimpin memiliki kemampuan dalam menentukan arah organisasi melalui visi. Visi merupakan idealisasi pemilikiran pemimpin tentang masa depan organisasi. Maka dari itu, kepemimpinan visioner dapat didefinisikan sebagai kemampuan pemimpin dalam menciptakan, merumuskan, mengkomunikasikan, mensosialisasikan, dan mengimplementasikan pemikiran-pemikirab ideal yang berasal dari dirinya sebagai hasil interaksi social diantara anggota organisasi dan stakeholder yang diyakini sebagai cita-cita masa depan organisai yang harus diwujudkan melalui komitmen semua personil.

Kepemimpinan visioner dianggap sebagai gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk diterapkan di era globalisasi ini. Kepemimpinan visioner adalah sebuah pola memimpin dengan cara menentukan visi bersama sesuai dengan tuntutan perubahan di masyarakat selanjutnya memberikan arahan bagi anggota organisasi untuk bekerja sesuai visi organisasi.
Pemimpin yang visioner memiliki ciri-ciri (Natsir,2012) sebagai berikut,
• Berwawasan ke masa depan.
• Berani bertindak meraih tujuan
• Mampu mempengaruhi orang lain
• Mampu merumuskan visi yang jelas
• Mampu mengubah visi ke aksi
• Berpegang pada nilai spiritual
• Membangun hubungan yang efektif
• Inovatif dan proaktif

Profil Cokroaminoto

Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto atau H. O. S. Cokroaminoto lahir di Ponorogo, Jawa Timur, 16 Agustus 1882. Cokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Kakeknya, R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo. Pada awal karirnya, Cokroaminoto adalah seorang pegawai negeri, tetapi kemudian ia memutuskan untuk keluar sebagai pegawai negeri dan memilih berprofesi sebagai pedagang.

Pada bulan Mei 1912, Cokroaminoto bergabung dengan organisasi Sarekat Islam (SI). Organisasi ini pada awalnya didirikan oelh Haji Samanhudi untuk melindungi kepentingan pedangan pribumi dari pedagang etnis tionghoa yang bernama Sarekat Dagang Islam (SDI). Namun, untuk memperluas basis massa SDI, nama organisasi tersebut diubah menjadi Sarekat Islam

Selaku pemimpin organisasi terbesar di Nusantara saat itu, Cokrominoto menyumbangkan pemikiran-pemikiran brilian. Seperti pada tahun 1916, Cokroaminoto menanggapi UU desentralisasi yang dibuat oleh pemerintah Belanda pada tahun 1903. Cokroaminoto menuntut penggunaan sistem demokrasi di bumi nusantara. Hal ini dinilai Cokroaminoto sebagai sistem yang dekat dengan pandangan islam.

Cokroaminoto memiliki pandangan berorientasi jauh ke depan tentang sistem kenegaraan yang berlandaskan nilai islam. Cokroaminoto memiliki kecenderungan keinginan untuk menerapkan sistem republik sebagai sistem pemerintahan yang akan diterapkan di bumi Nusantara nantinya. Selain itu, Cokroaminoto juga membuat formulasi nilai Islam yang diterapkan dalam hal kepemimpinan dan hak rakyat. Pemikiran inilah yang banyak diadopsi oleh Soekarno.

Sebagai petinggi organinsasi massa terbesar pada masanya, pemikiran Cokroaminoto banyak menyebar ke kalangan anak muda. Sehingga rumahnya sering dijadikan tempat berkumpul bagi anak muda untuk bertukar pikiran. Sikap Cokroaminoto yang terbuka terhadap segala pemikiran menjadikan rumah Cokroaminoto sebagai rumah bertemunya berbagai pemikiran tanpa kekhawatiran adanya konflik berkepanjangan. Meskipun Tjokroaminoto memiliki dasar pemikiran Islam yang kuat, Cokroaminoto tidak pernah memaksakan pemikiran dan keyakinannya pada anak-anak didiknya. Tiga murid Cokroaminoto yang paling terkenal adalah Semaun yang memiliki pemikiran komunis, Kartosuwiryo yang memiliki pemikiran islamis-radikal dan Soekarno yang memiliki pemikiran nasionalis.

Cokroaminoro memiliki satu kata mutiara yang sangat terkenal yaitu, “Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat”. H.O.S. Cokroaminoto meninggal di Yogyakarta pada 17 Desember 1934 pada usia 52 tahun.

Sebagai Pemimpin Visioner

Kepemimpinan visioner memiliki beberapa ciri utama (Natsir,2012), yaitu
• Berwawasan ke masa depan.
Ciri ini sangat melekat pada Cokroaminoto. Pada saat orang lain belum memiliki pemikiran untuk lepas dari pemerintahan kolonial Belanda. Cokroaminoto sudah berpikir tentang bentuk negara yang akan dimiliki oleh Nusantara, yaitu republik yang demokratis. Selain itu, Cokroaminoto juga sangat gandrung kepada persatuan. Cokroaminoto tidak pernah memaksakan kebenaran yang dipegangnya kepada murid dan pengikutnya. Hal ini dapat dilihat dari keberagaman pergerakan yang digalakan oleh murid-murid Cokroaminoto. Cokroaminoto menyadari bahwa Nusantara merupakan masyarakat yang heterogen. Maka, toleransi antar pemikiran dan budaya demi persatuan adalah hal yang harus dilakukan.
• Berani bertindak meraih tujuan
Keputusan Cokroaminoro untuk keluar dari pekerjaannya sebagai pegawai negeri (amtenaar) dan beralih menjadi pedagang/pengusaha. Hal ini dikarenakan dia tidak mau merendah dihadapan Belanda. Apabila dia tetap menjadi pegawai negeri, merendah kepada Belanda adalah sesuatu yang harus dilakukan. Setelah bergabung dalam SDI, dia mulai tahu bahwa agar tidak perlu merendah kepada Belanda, tanah jajahan Belanda yang belum bernama itu perlu pemerintahan yang mandiri. Tindakan Cokroaminoto untuk keluar dari pegawai negeri adalah tindakan yang berani dan hal tersebut dilakukannya dengan tujuan untuk meraih martabat bangsa yang telah dicabik-cabik oleh pemerintah kolonial Belanda.
• Mampu mempengaruhi orang lain
Sarekat Islam pada kepimpinan Cokroaminoto menjadi organisasi yang sedemikian besarnya. Hal ini dapat menunjukan pengaruhnya sebagai seorang pemimpin yang mampu menggugah rakyat untuk berorganisasi. Pidato-pidato yang dilontarkan oleh Cokroaminoto sangat menggugah kaum muda. Sedikit banyak pemikiran Soekarno berasal dari pemikiran Cokroaminoto. Gaya orasi Soekarno pun dikenal sebagai modifikasi gaya orasi Cokroaminoto. Selain itu, murid lainnya seperti Muso, Semaun dan Kartosuwiryo juga menjadi pemimpin yang yang memiliki pemikiran-pemikiran yang visioner dan mewarnai sejarah Indonesia. Walaupun tidak semua muridnya dikenang baik oleh sejarah.
• Mampu merumuskan visi yang jelas
Cokroaminoto adalah salah satu formatur Sarekat Islam. Sarekat Islam adalah organisasi nusantara pertama yang dapat menggalang massa begitu banyaknya dan menyebar ke banyak penjuru Nusantara. Tanpa visi yang jelas, organisasi tidak mungkin dapat menggalang massa yang sedemikian banyak dan menyebar sedemikian luas.
• Mampu mengubah visi ke aksi
Kemampuan beraksi Cokroaminoto tidak perlu diragukan. Tanpa aksi yang terarah, tidak mungkin sebuah organisasi dapat menggalang massa dan menyebar sedemikian luas.
• Berpegang pada nilai spiritual
Salah satu slogan Cokroaminoto adalah semurni-murninya tauhid. Selain itu, dia membayangkan Nusantara yang belum bernama saat itu memiliki sistem kenegaraan mandiri yang berlandaskan nilai islam. Hal ini menunjukan bahwa Cokroaminoto adalah pribadi yang berpegang pada nilai spiritual.
• Membangun hubungan yang efektif
Keterbukaan Cokroaminoto terhadap setiap pemikiran dan tidak memaksakan pemikirannya kepada murid-muridnya, membuat dia diterima oleh segala pemikiran. Pada saat itu, hal tersebut berhasil membuat banyak orang malah tersengat dengan pemikiran-pemikirannya.
• Inovatif dan proaktif
Menghilangkan kata Dagang pada nama organisasi SDI merupakan langkah yang sangat inovatif. Selain itu, langkah adalah langkah utama yang membuat organisasi ini menjadi sedemkian besarnya.

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis yang telah dilakukan pada karakter pribadi Cokroaminoto dan ciri-ciri pemimpin visioner menyatakan bahwa karakter pribadi Cokroaminoto memiliki ciri-ciri pemimpin visioner.
• Pemikiran Cokroaminoto yang sudah berpikir tentang bentuk pemerintahan yang dimiliki Nusantara saat orang-orang pada masanya tidak berpikir tentang kemerdekaan.
• Cokroaminoto juga berani mengambil keputusan untuk mudur sebagai amtenar/pegawai negeri disaat orang-orang berpikir bahwa posisi amtenar/pegawai negeri adalah posisi yang aman.
• Sarekat Islam pada pimpinan Cokroaminoto menjadi organisasi yang sedemikian besarnya.
• Cokroaminoto merupakan tim formatur Sarekat Islam.
• Cokroaminoto memegang teguh agamanya dilihat dari bagian slogan terkenalnya yaitu, semurni-murninya tauhid.
• Cokroaminoto yang terbuka terhadap setiap pemikiran membuat dia diterima oleh segala pemikiran.
• Cokroaminoto melakukan inovasi dengan membuang kata ‘dagang” pada nama organisasi SDI.

Daftar Pustaka

Aji, W. (2014, Desember 25). Pengertian Dari Kepemimpinan Visioner. Retrieved Oktober 12, 2015, from http://www.laskarncc.com: http://www.laskarncc.com/2014/12/pengertian-dari-kepemimpinan-visioner.html
Karasteristik Pemimpin Visioner. (2012, Juli). Retrieved Oktober 6, 2015, from administrasipublikunm.blogspot.co.id: http://administrasipublikunm.blogspot.co.id/2012/07/karasteristik-pemimpin-visioner.html
Kepemimpinan Visioner. (2015, Januari). Retrieved Oktober 12, 2015, from http://pendidikansimple.blogspot.co.id: http://pendidikansimple.blogspot.co.id/2015/01/kepemimpinan-visioner.html
Qilang. (2013, November 13). Mahaguru yang Bijak Itu Bernama H.O.S. Cokroaminoto. Retrieved Oktober 6, 2015, from qikiqilangsyachbudy.blogspot.co.id: http://qikiqilangsyachbudy.blogspot.co.id/2013/11/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
Wink. (2012, Maret). Biografi HOS Cokroaminoto – Pahlawan Nasional. Retrieved Oktober 6, 2015, from http://www.biografiku.com: http://www.biografiku.com/2012/03/biografi-hos-cokroaminoto-pahlawan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s