Pada Akhirnya akan Menjadi Begitu Sederhana

Rasa cinta itu lama kelamaan akan menjadi begitu sederhana. Ya. Memang pada awalnya memang akan sulit rasanya untuk jatuh cinta. Aku tidak mudah jatuh cinta pada sembarang orang. Tidak mudah mencintai orang-orang yang begitu mudah dicintai oleh orang lain. Aku sulit untuk jatuh cinta. Mungkin aku mudah jatuh hati, tapi tidak jatuh cinta. Kata Raisa sih githu.

Tapi… perasaan yang pada awalnya rumit itu. Lama-lama menjadi sederhana. Sesederhana keinginan yang sama. Saling pengertian yang sama. Tujuan yang tidak berlawanan, tidak perlu searah. Tidak perlu perasaan membara seperti di awal. Tapi diawal haruslah membara. Kalau tidak membara, bagaimana kita bisa pastikan dia bukan yang lain.

Sederhana saja. Sesederhana namanya terucap dalam setiap doa. Membiarkannya bebas menggapai mimpinya, walau mungkin tidak bersama dirimu. Sesederhana sapaan, apa kabar. Hanya pertanyaan konyol. Hanya untuk memastikan dia baik-baik saja disalah satu pojok bumi. Sesederhana ungkapan rindu yang mungkin tidak terucap karena kamu khawatir dia menjadi risih atau malah khawatir. Ya. Sesederhana itu.

Ya. Cinta akan berakhir menjadi sesuatu yang begitu sederhana.

7 thoughts on “Pada Akhirnya akan Menjadi Begitu Sederhana

  1. Tidak perlu perasaan membara seperti di awal. Tapi diawal haruslah membara. Kalau tidak membara, bagaimana kita bisa pastikan dia bukan yang lain

    Ga paham. Any explaination?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s