Doa

Jadi tetiba TL saya banyak yang membahas tentang seorang pemuka agama yang dibully karena dia meminta kita berdoa agar dollar turun. Tapi saya tetap menghargai beliau. Ketika saya berhadapan dengan chaos… pastilah saya juga akan berdoa. Saya sudah menjelaskan mengapa sebuah keadaan bisa kita anggap sebagai sesuatu yang chaos. Karena pengetahuan kita terbatas tentang hal tersebut.

Saya mengerti mengapa orang-orang tidak respect terhadap ajakan berdoa tersebut. Mungkin mereka tipe-tipe orang skeptis terhadap doa dan arwah. Semua yang terjadi di dunia ini adalah perpindahan materi dan aliran sebab akibat. Maka, mereka melihat arwah, kekuatan gaib, relijiusitas or… what ever lah… sebagai sesuatu yang tidak bisa merubah apapun. Mereka tidak punya tempat. Ada sebabnya kenapa dollar bisa naik dan tidak cukup ditanggulangi dengan doa. Harusnya pemerintah bisa berbuat sesuatu seperti Habibie yang menggunakan koneksiannya dengan Jerman untuk menyelamatkan rupiah kala itu. Atau usaha lainnya yang bisa membuat uang tidak berlarian dari tanah air. Himbauan doa yang agak berlebihan dari seorang pemuka agama / public figure agaknya memang bukan hal bijak. Seakan pemuka agama  membenarkan ketidakmampuan pemerintah dalam menanggulangi masalah ini. Dan doa seakan menjadi pemaaf bagi ketidakmampuan pemerintah.

Tapi, melecehkan usaha yang bisa dilakukan oleh seorang pemuka agama, dengan kapasitas yang dimilikinya, bukan juga merupakan tindakan yang bijak. Actually, saya sendiri sebagai rakyat kecil nggak ngerti apa yang harus saya lakukan. Dollar aja saya nggak punya. Jadilah yang saya bisa lakukan memang hanya berdoa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s