Galau

Galau. Kata ini adalah kata yang begitu melekat pada anak muda jaman sekarang. Saya juga sering dituduh galau. Aku bingung ketika dikatakan galau. Tapi lalu saya berpikir apa yang membuat mereka mengatakan itu.

Pertama, mugkin karena saya sering mengeluh. Yaps. Ini akan saya perbaiki. Dalam proses.
Kedua, mungkin karena saya sering berbahasa cinta. Lelah deh ya. Masalahnya, saya sudah pernah menjelaskan kenapa saya berbahasa cinta. Karena menurut saya, itu adalah bahasa yang begitu universal. Mudah dimengerti dan bila disalahpahami tidak akan membuat perubahan yang signifikan buruk.
Ketiga, mungkin karena saya sadar akan pilihan-pilihan yang ada, dan mengungkapkannya lewat tulisan. Saya menulis perjalanan saya menemukan pilihan-pilihan. Walau saya jarang mengungkapkan apa yang akhirnya saya pilih. Mungkin karena itu, banyak yang mengira kalau saya galau.

Dan lalu saya tahu bahwa galau bukanlah sesuatu yang tidak bisa dipandang positif. Galau bisa jadi ada karena kita sadar akan pilihan-pilihan yang kita punya. Kita sadar resiko masing-masing pilihan itu. Dan kita tidak punya keberanian untuk mengakui pengetahuan kita itu. Ya. Itu adalah GALAU.

4 thoughts on “Galau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s