Filsafat membahayakan Iman?

Akhir-akhir ini, saya agak mengerti mengapa filsafat di kalangan Islam terutama di kalangan yang menyebut dirinya ahlus sunnah wal jamaah menjadi sesuatu yang begitu ditakutkan. Dari riset ecek-ecek yang saya lakukan (secara gue anak teknik banget gan… *sok teknik lah gue*). Saya melihat adanya kecenderungan bahwa orang-orang barat yang pada awalnya belajar teologi, dan lalu berbelok mempelajari filsafat menjadi orang-orang yang malah membahayakan posisi gereja. Ekstremnya, Nietzsche yang adalah seorang anak dari seorang pendeta, malah menjadi seorang yang terkenal karena pernyataannya bahwa Tuhan telah mati.

Ilmuwan Islam yang kontribusi keilmuannya tidak diragukan  seperti Ibn Sina (juga Al-Farabi dkk)  juga memiliki pemikiran-pemikiran yang banyak dikoreksi oleh Imam Al-Ghazali. Hal yang paling dikritisi oleh Imam Al-Ghazali adalah  pemikiran para filosof bahwa alam adalah tidak bermula, Tuhan mengetahui hal-hal partikular dengan cara yang universal, dan tidak ada kebangkitan badan di akhirat kelak. Kritik Iman Al-Ghazali sebenarnya dijawab oleh Ibn Rusyd. Saya melihat Ibn Rusyd bisa mengambil jarak antara Iman dan Ilmu pengetahuan sehingga dia bisa melihatnya secara “lebih objektif” (menurut saya loh ya…) (silahkan baca : pergulatan filosofis ibn sina imam al-ghazali dan ibn rusyd … saya bingung jelasinnya harus kek mana…).

So… sikap antipati dan paranoid yang ditunjukan “orang-orang shaleh” terhadap ilmu filsafat sangat masuk akal. Membahayakan iman, katanya.

Perkaranya… ilmu pengetahuan sendiri berkembang pesat karena adanya filsafat. Eropa bisa keluar dari masa kegelapannya, seiring berkembangnya filsafat. Ilmu pengetahuan di kalangan muslim juga berkembang di kalangan orang-orang yang mempelajari filsafat. Sehingga saya melihat bahwa filsafat seperti (juga ilmu lainnya) pisau yang bisa bermanfaat juga bisa membahayakan. Tidak ada bedanya dengan ilmu kedokteran, ilmu nuklir, bahkan ilmu komputer (yang jelas terlihat mungkin ilmu hacking). Ilmu kedokteran bisa saja disalahgunakan untuk melakukan pembunuhan, peristiwa Hiroshima-Nagasaki adalah sisi hitam dari ilmu nuklir, potensi ilmu hacking untuk menghancurkan perbankan juga sangat besar.

Sayangnya, yang dibahayakan oleh filsafat adalah IMAN.

Mungkin saat ini, karena semua keterbatasan, hanya itu yang bisa saya bagi.

One thought on “Filsafat membahayakan Iman?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s