Kisah Opera Sabun

Aku ingin mengutuk diriku sendiri
Karena hingga detik ini
Anganku tidak juga lepas dari kamu

Dalam anganku kisah kita nyaris seperti opera sabun
Tapi jarak kita bukan harta atau tahta
Kita sama sama tidak memiliki keduanya
Jarak kita ada pada kualitas

Kualitas kita dari segi apapun jauh berbeda
Kamu makhluk Langit
Aku hanya remeh temeh butiran debu

Ketika kamu melerai perkelahian yang terjadi
Aku hanya merenungkan rangkaian kata sadis namun indah
Yang dapat mewakili perkelahian itu

Ketika kamu bekerja keras membangun kualitasmu
Aku hanya memikirkan rangkaian kata yang manis
Dengan makna yang pahit

Ketika kamu merangkai masa depanmu
Aku lagi lagi hanya mampu merangkai kata
Aku hanya mampu bergaul dengan kata
Tak ada yang lain

Tapi kamu bilang
Semua rangkaian kataku itulah
yang mengantarkanmu padaku

Katamu
Rangkaian kata itu sangat mirip
dengan rangkaian kata
Yang selalu hadir dalam bunga tidurmu

Aku tak terpesona akanmu seperti perempuan lain
Walau memang dengan kualitas sepertimu
dapat membuat perempuan mana pun terpesona
Aku tak suka banyak yang menyukai lelakiku

Tapi mengapa anganku hanya bergerak dari sekitaranmu?
Mungkinkah kita bersatu dengan jarak kualitas seperti ini?
Kamu yakin mimpi yang ingin mau capai tidak terbentur kualitasku?

Benar kan?
Kisah kita jadi seperti cerita opera sabun…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s