Bebas

Rasa bebas itu terasa begitu lega. Karena aku berbicara sebagai seorang aku. Tidak lagi ada penghakiman dari sebuah komunitas, karena melanggar sistem nilainya. Tidak lagi dihakimi sebagai antek suatu komunitas tertentu. Jujur saja, kebebasan itu sangat membuatku tenang. Dan hati akan tenang apabila kita melakukan hal yang benar. Setidaknya dalam standar kebenaran diri kita sendiri.

Manusia bebas. Ini adalah istilah yang dipakai Minke di Bumi Manusia ketika dia ditanya oleh sang Bunda, orang mana sebenarnya dia. Dia tidak dikatakan tidak lagi berjiwa “Jawa”. Ibunya katakan dia menjadi antek Belanda setelah sekolah di HBS (sekolah setingkat SMA, namun sangat jarang pribumi yang bisa bersekolah sampai setinggi itu). Dia menjawab dengan kata-kata yang menurut saya keren. Kira-kira beginilah bunyinya…  “Ananda hanya ingin menjadi manusia bebas, di Bumi Manusia.”

Dia merasa pemikiran tradisional Jawa sudah tidak lagi relevan dengan dinamika kehidupan dunia saat itu. Dia merasa pemikiran Eropa yang hebat. Tentang ilmu pengetahuan, humaniora.

Dia seorang Raden Mas. Bangsawan. Jadi memiliki perlakuan yang berbeda dengan rakyat biasa. Dia benci sistem nilai ini. Walau dia diuntungkan oleh sistem nilai ini.

Ketika dia, Annelise dan Nyai Ontosoroh tidak mendapatkan perlakuan yang sama di mata hukum. Karena mereka pribumi, bukan kulit putih. Dan itu mengingkari apa yang diajarkan Bangsa Eropa tentang apa yang mereka ajarkan sendiri.

Dan dia berkata, “Wahai Eropa, kau guruku dan kau juga yang mengajarkanku mengingkari apa yang kau ajarkan padaku.”

Kau tahu rasanya berbicara sebagai manusia bebas. Free… Lega… dan tidak tersiksa…

One thought on “Bebas

  1. hm…sebenarnya di dunia ini tidak ada kebebasan yang mutlak.setiap kebebasan diri akan bersinggungan dengan torehan kebebasan milik org lain, yang bisa jadi menahan kebebasan kita. begitu pula sebaliknya.
    namun bagaimanapun nikmatilah kebebasan yang kau rasakan kali ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s