Gaya dan Energi

F = m.a

Ada yang tahu kesalahan dari penulisan ini?

Hello… tidak ada yang salah dari penulisan ini. Ini adalah rumus yang kita dapatkan sejak kita SMP.

Tapi coba kita pikirkan lagi. Mungkinkah keberadaan gaya adalah akibat dari keberadaan massa dan percepatan?  Mungkinkah percepatan ada dengan sendirinya dan menghasilkan gaya? Tentu saja terbalik wahai tuan… Percepatan ada karena keberadaan gaya yang diberikan pada sejumlah massa.

a = F/m

Hal-hal seperti ini juga yang kurang kita perhatikan dalam kehidupan nyata. Menentukan mana sebab, mana akibat. Sehingga konsep kehidupan yang dibangun pun menjadi tidak tepat sasaran.

Dengan konsep F = m.a, bahwa percepatan ada dengan sendirinya dan akan menghasilkan gaya. Kita akan berpikiran ketika percepatannya 0 maka benda akan cenderung akan terus diam, dan benda yang begerak akan terus bergerak.

Hm… saya cenderung tidak setuju dengan pendapat ini. Karena dalam pikiran saya bahwa percepatan adalah hasil dari gaya yang diberikan pada sejumlah masa. Gaya sendiri merupakan uraian energi yang diberikan persatuan jarak.

F = W/s bukan W = F.s

Dan postulat yang harus kita yakini adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tapi dapat berubah bentuk. Sayangnya, tidak semua energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Ada yang juga berubah menjadi energi kalor yang biasanya dianggap “hilang”. Karena yang bisa berubah bulak-balik hanyalah energi potensial dan energi kinetik.

Hal ini akan menimbulkan inkonsistensi pada pemberian gaya yang menghasilkan percepatan ini. Dan pada akhirnya tidak ada lagi energi potensial yang bisa diubah menjadi energi kinetik. Karena keberadaan energi kalor adalah mutlak di ruang non-hampa udara. Jelas menimbulkan keraguan pada teori bahwa benda yang bergerak akan terus bergerak.

Begitu juga dengan benda yang diam. Setiap satuan massa mutlak mempunyai energi potensial yang bisa dirubah menjadi energi kinetik. Benda yang diam bisa mempunyai percepatan ketika energi potensial yang dimiliki suatu benda dirubah menjadi energi kinetik.

Jadi… tidak ada yang abadi…

Dan yang sebenarnya menjadi masalah adalah bagaimana agar energi potensial itu bisa berubah menjadi energi kinetik dan juga bagaimana supaya energi potensial itu terjaga agar tidak terlalu banyak yang berubah menjadi energi kalor yang cederung menjadi energi yang “hilang”. Setiap massa punya karakteristik sendiri yang tidak mungkin disamakan perlakuannya.

6 thoughts on “Gaya dan Energi

  1. Scientific endeavor is an approximate effort of human beings to approach the absolute truth. We will get closer and closer to the absolute truth, but we will never reach the point of perfection. Since scientific results are approximate in n…ature, you must never believe them without questioning even if the proposer is a Nobel Prize winner. Think by yourself and use our thinking ability wisely!😉

    Hey, but I love for this work, much better than the previous. This so kind of applied formula, as a part of literacy skill.The way human try to observe, then try to use it, for their shake of life, transform it into “useful” things.

  2. Menurut saya sih tidak salah juga kalau ditulis F=M.a, karena gaya penulisan ini tidak menandakan hukum “sebab akibat” bahwa F adalah akibat dari M.a.

    Jadi ditulisnya F=M.a karena besarnya gaya “diamati dari” massa dikali percepatan benda. Artinya, keberadaan gaya itu tidak bisa teramati dengan sendirinya. Gejala keberadaan gaya dapat “teramati” jika benda “terlihat” menunjukkan gejala lainnya (dalam hal ini percepatan).

    #Lagipula, sebenarnya rumus F=M.a itu pun cuma penyederhanaan dari hukum newton tentang gravitasi yang rumusnya lebih panjang.
    #Tidak dapat dipungkiri bahwa sains adalah cara manusia untuk mendefinisikan gejala-gejala yang mereka amati, dan fisika memiliki kecenderungan untuk “menyederhanakan” hal-hal yang sulit.😉

    Nice post…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s