Catatan Perjalanan

Bolos!!!!! Iyeh! Iyeh!

Haha… hari ini saya pergi ke Jakarta. Sebenernya tanpa harapan apapun. Tanpa harapan mendapat apapun. Kosong. Pada awalnya. Ya… setidaknya saya punya space waktu buat baca BUMI MANUSIA saya. Dan juga saya ngincer buku kick andy nya. hihihi…

Perjalanan pertama terlalui dan saya asyik dengan dunia saya. Dunia BUMI MANUSIA saya . Bagian yang  saya baca adalah percakapan Minke dengan ibunya. Disini terlihat jelas pemikiran-pemikiran sang penulis yang ternyata sangat “mewah”. Kritiknya terhadap budaya kaumnya yang lebih mengedepankan tua-muda dan kuasa-tidak daripada benar-salah. Dia mengutuk budaya nenek-moyangnya yang mengharuskannya menyembah pada yang berkuasa. hm… Like this lah pokoknya. Satu kalimat yang sangat  saya suka adalah jawaban Minke ketika ditanya Sang Bunda, mengapa dia tidak ingin menerima tawaran jabatan yang diberikan ayahnya yang seorang bupati.

“Sahaya hanya ingin jadi manusia bebas, tidak diperintah, tidak memerintah, Bunda.”

LIKE THIS!!!!!

Satu yang tidak kusuka. Sangat tidak relijius. Dalam pandangannya agama adalah produk budaya. Padahal kalau menurut saya  sesuatu yang pantas disebut agama adalah sesuatu yang mempengaruhi budaya. Tidak terpengaruh budaya. Mungkin dia adalah salah satu orang yang baranggapan bahwa agama itu candu. Karena peristiwa-peristiwa yang dialaminya membuatnya berpikir seperti itu. tapi, saya tetap suka beberapa pemikirannya. Pemikiran yang sebelum saya memaca buku ini pun sudah saya miliki.

Dan sesampainya di tujuan pertama yaitu sebuah Universitas yang memang terkenal diisi oleh sejenisnya Soe Hok Gie.  Walau Soe Hok Gie adalah jenis mereka yang terkadang lebih “Indonesia” dari pada pribumi sendiri. Hm… 1 yang  saya  tanya pada hati saya  sendiri ketika menginjakan kaki di sana. Ini kampus apa mall. Suasananya akademik banget. Tidak angkuh seperti kampus depan kebun binatang. Tidak ada suasana pergerakannya sama sekali. Apakah ini konsekuensi dari sebuah status WCU? kalau ya, lebih baik kampus saya  tidak jadi WCU. Untuk menjadi WCU haruskah pergerakan itu mati? Mati dengan sendirinya karena mahasiswa memang sudah terlalu asyik dengan akademisnya. Sehingga ormawa pun menyesuaikan diri dengan “kebutuhan” mahasiswa. Hm… entah mengapa saya merasa ini sangat kapitalis. Hm… ya, pendidikan kita memang kapitalis.

Banyak hal yang terjadi di sini. Dan saya hanya tersenyum. Menyadari bahwa kampusku itu sangat nyaman-tentram-damai. Dan kagum pada seorang kakak kelas SMA saya yang kuliah di sini (sekarang sudah lulus) dan masih bisa mempertahankan fikrahnya di dunia yang seperti itu.

Setelah itu kami menuju ke MetroTV. Nonton Kick Andy. haha. Walau episodenya kini tak semenggigit yang dulu-dulu. Jaman-jaman SPMB. Tapi, tetap jadi favorit saya . Dan episodenya ini adalah tentang korban-korban yang diakibatkan oleh sarana-sarana publik yang tidak memadai. Ya… pada akhirnya… tahulah ya sistem informasi yang dibangun Metro selama ini seperti apa. Satu hal yang saya pelajari adalah korban mal praktek dari profesi apapun tidak akan sebanyak korban mal praktek dari pembuatan kebijakan. Buat yang minat jadi pejabat, ati-ati ya brou, sist. Bagaimana profesi ini bisa membuat seseorang mempunyai dosa yang begitu besar tanpa dia menyadari. Itulah karenanya saya enggan menjadi pembuat kebijakan. Seperti Minke yang enggan diperintah dan memerintah. Hanya ingin menjadi manusia di Bumi Manusia.

One thought on “Catatan Perjalanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s