*The Great Queen of Seon Deok

Latarnya adalah Korea masa kerajaan Shilla. Zamannya feodalisme merajalela. Bangsawan berkuasa dan rakyat kecil hanya bagaikan budaknya para bangsawan. Hm… sebuah peradaban yang sungguh biadab bila dibandingkan dengan peradaban sekarang, apalagi dengan peradaban islam.

1. Dalam film ini tuh dipertunjukan bahwa POLITIK ITU KOTOR. Intrik politik begitu kejam dan cantik. Membunuh orang sambil tersenyum. PARAH! Fakta bisa dibulak-balik semau yang berkuasa. Bagaimana kejadian alam bisa dijadikan alat kekuasaan. Bagaimana ilmu pengetahuan dihinakan serendah itu. Karena itu… jangan mudah percaya ma sejarah yang tertulis di buku pelajaran. Kadang hanya berusaha melindungi kekuasaan yang ada saat ini. Beneran dah aku nggak suka ma Pelajaran Sejarah ma PPKn. Isina doktrin semua. Sangat subyektif. Bukannya ilmu itu harus obyektif ya?
Belajar politik dalam 50 sekian episode. Dan itu mungkin saja terjadi saat ini. Ditataran elite kita. Bisa kita lihatlah ya… Drama Bank Century ini. Ntahlah… aku hampir habis harapan. Nggak tahu mana yang sebenernya bener, dan mana yang sebenernya salah. Ups! Kebenaran adalah sesuatu yang relative. 1000 kebohongan bisa jadi 1 kebenaran. Semoga yang pernah mengucapkan ini 5 tahun yang lalu di materi SIM di GPRS masih inget. (hm….) Argh!!! JADI BINGUNG ya!

2. Konsistensi NIAT. Bagi yang nonton di TV. Maaf, dibuka akhirnya. Akhirnya Bi Dam nya mati donk!!! Mati sebagai pemberontak. Tragis banget dah! Cinta ibunya nggak dapet, cinta Deok Man nggak dapet, cinta rakyatnya nggak dapet, kekuasaan juga nggak dapet. Mati sebagai PEMBERONTAK lagih. Intinya dia nggak dapet apa-apa. Padahal Deok Man percaya ama dia sampe akhir. Tapi aku bingung ya, kenapa coba ya Deok Man segitu percayanya ma Bi Dam. Jelas-jelas dia itu anaknya Mi Shil gituh.
Hm…
Oh iya…
Karena dia tidak pernah berharap pada siapapun dan tidak pernah meragukan siapapun.
Menafikan sebuah ketulusan. Menafikan sebuah kelalaian. Yang ada hanya untung atau rugi. Iya dan tidak. Hiitam dan putih.
Ya, memang begitulah seharusnya seorang pemimpin. Aku merasa… jiwaku menuntunku untuk menuju ke arah sana. Dan itu rasanya menyakitkan. Sangat sakit. Mungkin karena ini wanita tidak dianjurkan untuk menjadi pemimpin. Karena rasanya sakit. Dan selogis apapun seorang wanita, dia akan mengedepankan hatinya. (apa karena aku melankolis aja ya?),, bagi orang yang mau tahu sisi melankolis saya, inilah…
Mulai curhat dah. Sudahlah… jangan mengeluh! Lanjut!!!
Niat awalnya adalah tulus, tanpa tahu siapa Deok Man, dia mau bantuin Deok Man. Motivasinya adalah Deok Man. Dia suka ma Deok Man. Dari dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir.
Tapi… ditengah2 niatnya jadi berubah. Di samping karena dia adalah anaknya Mi Shil, tapi juga karena cintanya ma Deok Man nggak berbalas. Itu dia, kalo niat kita tidak punya pegangan yang kokoh. Makhluk.
Jangan pernah berharap dan meragukan siapapun. Hm…
Ketika kita berharap pada makhluk, niscaya kita akan kecewa. Jadi? Marilah kita cari jawabannya bersama.
Kira2 siapa ya zat yang Maha Menepati Janji? Hm…

3. Tentang penggantian sebuah sistem. Inti dari perjuangan Deok Man adalah mengganti sistem pemerintahan yang korup. Yang membodohi rakyatnya. Tapi ternyata… Mi Shil punya alasan sendiri . Intinya dia bilang, “Rakyatnya juga nggak mau pinter kok. Yang mereka tahu adalah… saya harus makan besok. Di luar itu mana mereka peduli. Mana mereka peduli tentang pergolakan yang terjadi di istana.” Hm…
Dan Deok Man memang berhasil merobohkan sistem Mi Shil. Tapi… apa yang terjadi? Dia bingung. Karena orang-orang terbaik bangsa Shilla berada pada pihak Mi Shil. Dan orang berhutang budi pada Mi Shil ribuan jumlahnya. Yang terjadi adalah CHAOS. Ya, sebuah pergantian sistem yang tiba-tiba akan menimbulkan sebuah chaos. Dan ada sebuah harga yang sangat mahal untuk sebuah kechaosan peradaban.
Artinya… pergantian sistem tidak bisa efektif tanpa adanya perubahan individu-individunya itu sendiri. (nggak nyangka nih teori yang aku cari selama bertahun-tahun sejak kelas 2 SMA baheula tea dan aku dapetin sekitar sebulan yang lalu ternyata ada di buku “DARI GERAKAN KE NEGARA” nya Pak ANIS MATTA yang baru aku baca kemaren. Tau gitu baca dari jaman baheula dah.)
Ini sudah terbukti dalam bukti sejarah. Bukan sekedar teori belaka.

Berbicara tentang perubahan adalah sebuah revolusi . Aku jadi tergelitik untuk membahas sekilas tentang 3 revolusi yang terjadi di dunia ini. Yang katanya paling berpengaruh terhadap “muka” dunia saat ini.

1. Revolusi Inggris
Kalo nggak salah. Tentang perkembangan ilmu pengetahuan ya. Karena inilah maka tercipta mesin uap yang menjadikan Inggris menjadi negeri Industri. (intermezzo : Ini menyebabkan pencemaran lingkungan yang luar biasa. Digambarkan pada salah satu film Conan. Kalo sekarang mungkin AMDAL/ANDALna nggak lolos. Alah!)
Ya, ini sangat jelas mempengaruhi wajah dunia. Ternyata eh ternyata sumber daya di Inggris abis n barang jadi melimpah. Inggris perlu donk tempat baru buat nyari sumber daya n masarin produknya. Jadilah kolonialisme n imperialisme.
Intermezzo… Tapi… sebenernya Inggris sih rada manusiawi lah memperlakukan jajahannya. Bisa dilihat bekas jajahan Inggris sekarang adalah negara berkembang yang cukup maju (Malaysia, India, Australia, Amerika Serikat). Bandingkan ma bekas jajahan Prancis (Afrika Utara,, nggak begitu tau tentang jajahannya Prancis aku…), Portugis (Timtim, Brazil), Spanyol (Amerika Latin, Philipina) apalagi Belanda (Indonesia,, ups!).

2. Revolusi Prancis
Kalo ini sih tentang pemberontakan rakyat yang sudah muak akan kelakuan rajanya. yang sampe menyatakan bahwa NEGARA ADALAH SAYA. Ya, ketika sebuah ke”nggak beresan” merajalela. Rakyat akan bergerak dengan sendirinya. Jika rakyat yang bergerak, akan terjadi chaos. Maka lebih mahasiswa yang bergerak. Tampaknya kata-kata Soe Hok Gie ini bukan isapan jempol belaka. Ini benar.

3. Revolusi Amerika
Ini adalah kisah bagaimana berdirinya Amerika Serikat. Amerika Serikat adalah satu-satunya bekas jajahan Inggris yang tidak pernah tergabung dalam Commenwealth. Commenwealth tuh masih ada kagak sih sekarang?
Lalu? Apa istimewanya?
Amerika adalah negara adidaya dan adikuasa hingga saat ini. Krisis ekonomi negara yang satu ini mengakibatkan anjloknya perekonomian dunia. Apakah kehancuran Amerika juga adalah kehancuran dunia? Hm…
Dan sebagaimana isu yang telah berkembang selama ini ada andil yahudi dalam pendirian negara Amerika Serikat. Bisa dilihat dari simbol2 kenegaraannya. (Baca referensi the lost symbol,, sepertinya buku itu membahas tentang itu,, ada yang punya buku itu… kemaren jadinya nggak jadi beli. dipikir, mendingan beli buku API SEJARAH. Hargana sama pula…) Calon presidennya pun harus diseleksi terlebih dahulu oleh perserikatan yahudi. Jelas saja, siapapun presidennya, Israel akan tetap mereka dukung. hm… so, Presiden Amerika Serikat seorang Muslim? Historically Impossibel.

220110 notesfb dengan judul Liburan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s