Proposal Daisakusen

Terinspirasi dari status seseorang, jadi ingin menulis komentar tentang film ini. Film ini aku tonton kira-kira 1 atau 2 tahun lalu.

Ceritanya dimulai ketika itu adalah hari pernikahan dari temen kecilnya Ken (lupa ey nanyanya, kita sebut aja seterusnya dengan A). Jadi ceritanya itu si Ken tuh lagi patah hati. jadi kalo di nikahannya orang Jepang itu ada pemaparan foto-foto gituh. Intiya ngisahin perjalanan hidup kedua mempelai. Dan ada sebuah kejadian aneh. Tiba-tiba aja waktu berhenti (tidak bisa dibuktikan secara ilmiah) dan muncullah seorang laki-laki aneh yang nantinya menjadi ‘guide’ bagi Ken dalam kembali ke masa lalu (kalo yang ini sih menurut teori relativitasnya Einstein bisa terjadi kalo ada sesuatu yang bisa melebihi kecepatan cahaya dan sampai saat ini belum ada,, aduh, syntax errornya nih!!!). Selama kembali ke masa lalu itu, ada beberapa hal yang diubah ma Ken. Hal-hal yang dulu menurut Ken nggak penting. Hal-hal yang menurut Ken percuma kalaupun dia berusaha keras sekalipun. Tidak akan memberikan hasil apa-apa. Cerita akhirnya memang sama, si A na tetep nikah ma si Pak Dosen. Tapi ternyata itu membuat sebuah perubahan yang signifikan di akhir cerita. Si Pak Dosen na nyuruh si A balik ma Ken. Dan akhir cerita digantung di sana begitu saja.

Pelajaran yang bisa di ambil dari film ini adalah…

Hm… kita mungkin sama sekali tidak punya hak apa-apa akan hasil dari usaha yang kita lakukan. Karena dialah yang Mahakuasa. Tapi… satu hal yang perlu diingat. Bahwa ada zat itu pun Mahaadil yang akan memperhitungkan setiap titik debu yang kita bersihkan dan setiap titik lantai yang kita kotori dengan debu.

Meskipun hasil akhirnya sama. Tapi memiliki rasa yang berbeda. Berbeda karena kita puas dengan usaha yang kita lakukan. Kita tidak menyesal karena usaha yang kita lakukan maksimal.

Karena…

“Yang indah dari sebuah impian adalah kejadian-kejadian menakjubkan yang terjadi dalam perjalanan kita mencapai mimpi tersebut.” (Maryamah Karpov)
juga…

“Saya tidak pernah bangga dengan keberhasilan sesuatu yang tidak saya rencanakan. Dan saya tidak pernah menyesal dengan kegagalan sesuatu yang sudah saya rencanakan.” (statusna Jijah,, katana sih dari buku “API SEJARAH”.)

Ada beberapa kejadian aneh yang pernah aku alami.

Yang pertama adalah… ketika itu saya bertemu dengan seorang teman saya yang baru saja melihat nilai UTS Kimia yang terpangpang di dekat lab Kimia. Mukanya berseri-seri. Melihatnya seperti itu yang terpikirkan oleh kita adalah nilainya tinggi. Aku pun menyapanya…

“Ehem, yang nilai UTSna bagus.”
“Idih!!! Sok tau. Orang nilai aku dibawah 50 kok.”
“Terus?” kataku terbengong.
“Yang penting kan aku udah berusaha dengan maksimal. Masalah hasil kan bukan urusan aku. Lagi pula keberhasilan dan kesuksesan kita nanti nggak ditentukan dengan nilai UTS kita hari ini kan. Dan yang paling penting adalah aku berusaha dengan cara yang benar. Tidak nyontek.”

Ya, masa depan kita sama sekali tidak ditentukan dengan nilai ujian kita hari ini. Tapi dengan apa yang kita lakukan untuk mencapai nilai tersebut.
cerita lain…

Suatu hari saya meenginap di rumah soulmate saya sejak SMA, saya melihat sebuah striker yang bertuliskan CHEATERS NOW = CORUPTOR FUTURE. Saya tersentak dan bertanya…

“Apa hubungannya nyontek ma korupsi?”
“Gini Na… Intinya nyontek itu apa sih? Mengambil sesuatu yang bukan hak kita kan? Sama kan kayak korupsi.”
“Tapi kan itu cuman kenakalan pelajar yang biasa aja kali In. Kenapa disambungin ma korupsi? Jauh-jauh amat.”
“Ketika kita sudah terbiasa melakukan kesalahan kecil, akan ada motivasi untuk melakukan kesalahan yang lebih besar lagi. Mahasiswa itu pemimpin bangsa 20 tahun kedepan. Sistem di negara kita itu sedemikian rentan. Gampang dicari celah. Ketika kita terbiasa mengambil sesuatu yang bukan milik kita, kita sudah tidak asing lagi untuk melakukan hal yang sama dengan skala yang lebih besar.”

O… hanya itu yang terucap dari mulutku…

Terkadang kita lupa. Bahwa hasil adalah milik Allah. Nilai kita adalah sebuah ketentuan Allah. Dan tugas kita hanya berikhtiar dengan benar. Rezeki adalah sebuah ketentuan Allah. Dan tugas kita adalah menjemputnya dengan cara yang benar.

hm…
CHEATER NOW = CORUPTOR FUTURE…
that’s right!

thanks for u all have inspire me…
(haduh… ini nulisna ngalir loh… nggak nyangka dari ngomenin film jadi ke korupsi…)

080110 notesfb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s